KEDIRI – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk kembali meneladani akhlak, kasih sayang, dan semangat memberikan manfaat bagi sesama. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat menghadiri Ta’dzim Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-31 PPST Ar-Risalah di Aula Muktamar Lirboyo, Sabtu (19/9/2026).
Nilai-nilai keteladanan tersebut juga tercermin dalam peran pesantren yang tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menanamkan akhlak dan membentuk karakter. Mbak Wali mengapresiasi perjalanan 31 tahun PPST Ar-Risalah yang terus konsisten dalam menjalankan pengabdiannya.
“Alhamdulillah, Kota Kediri sejak dulu tumbuh bersama pesantren, salah satunya PPST Ar-Risalah ini. Selama 31 tahun tentu bukan perjalanan yang mudah. Ada perjuangan, ketekunan, doa, dan pengabdian panjang,” ujarnya.
Mbak Wali berharap di usia sekarang ini, PPST Ar-Risalah semakin matang dalam menjalankan perannya dan terus melahirkan generasi unggul yang berakhlakul karimah. “Dari tadi kita bisa melihat, santri PPST Ar-Risalah ini banyak yang berhasil. Ada yang kuliah di Cina, Jepang. Ada pula yang melanjutkan pendidikan S-2 di Australia, London dan lainnya. Serta ada juga yang menjadi dosen, dokter, dan masih banyak lagi. Ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa,” terangnya.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa telah dilakukan peluncuran Studio Podcast Ar-Risalah dan buku karya Umi Aina berjudul Pesantren Taman Ilmu dan Budi: Potret Pesantren Aman, Nyaman dan Sehat. Menurut Wali Kota Kediri, inovasi tersebut menjadi langkah positif bagi pesantren untuk tetap menjaga tradisi keilmuan sekaligus memanfaatkan ruang baru dalam menyampaikan ilmu kepada masyarakat dan generasi muda.
“Medianya boleh berkembang, teknologi boleh berubah. Tetapi nilai ilmu dan adab tetap menjadi fondasinya. Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-31 PPST Ar-Risalah Lirboyo Kota Kediri,” pungkasnya.
Dalam acara Ta’dzim Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-31 PPST Ar-Risalah Lirboyo, turut disuguhkan berbagai penampilan dari para santri, di antaranya nadhoman Alfiyah, nasyid, serta penampilan lainnya.
Turut hadir, Menteri Agama Republik Indonesia periode 2001–2004 KH. Sayid Agil Husin Al-Munawar, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH. Anwar Manshur, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiy Terpadu (PPST) Ar-Risalah Lirboyo Kota Kediri Hj. Aina ‘Ainaul Mardliyah Anwar Manshur, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad, Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, Kabag Kesra Miftahur Rozak, perwakilan Dinas Pendidikan, perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Danramil Mojoroto, serta segenap wali santri, para alumni, seluruh jamaah majelis taklim, dan para santri PPST Ar-Risalah. adv
